Sunday, June 6, 2010

Siapa Takut Nongkrong di Candi?

Teman-teman ada yang belum pernah nongkrong di candi? Wah, rugi banget tuh, nongkrong di candi ga kalah seru dari nongkrong di café kok. Tahun lalu sebenarnya aku dan temanku Desi hanya iseng saja. Tapi ternyata cerita nongkrong ini lumayan seru untuk dikenang dan di-share, tentu saja.


Waktu itu kami berangkat pagi, kabut masih tebal dan sepertinya akan tetap tebal, maklum waktu itu musim hujan. Oya, candi yang kami kunjungi adalah Kompleks Candi Arjuna, yang terletak di Desa Dieng Wetan, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara. Letaknya di perbatasan dengan Desa Dieng Kulon, Kabupaten Wonosobo. Kompleks ini mencolok dan terlihat jelas dari jalan, dijamin tidak akan tersesat deh.

Bagus kan jalannya.. Cantik..

Karena masih pagi kami tidak dihadang petugas tiket, lucky! Tapi cara ini jangan ditiru ya. Motor kami titipkan pada penjual makanan di depan area candi, dan mulailah kami berjalan-jalan. Pemandangannya asri, sepanjang jalan menuju candi ditanami pohon cemara dan bunga terompet kuning, cantik! Tempatnya juga bersih dan rumputnya rapi. Tampak petugas kebersihan sedang mencabuti rumput yang tumbuh di sela candi.

 Bapaknya rajin sekali.. Semangat pak..

Komplek Candi Arjuna merupakan salah satu dari Komplek Candi Dieng. Lainnya adalah Candi Bima dan Candi Gatotkaca. Kedua candi itu terletak tidak jauh dari Komplek Candi Arjuna. Komplek Candi Arjuna Dieng ini terakhir kali mengalami pemugaran pada 28 Juli 2008 dan Purna Pugar Candi Arjuna ini diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada waktu itu yaitu Ir. Jero Wacik , SE. Komplek candi ini terdiri dari candi yang berada di sisi timur yaitu Candi Arjuna-Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembrada, sedangkan di sisi barat ada Candi Semar dan Candi Arjuna.

 Tuh ada tanda tangannya Pak Jero Wacik

Selain itu juga masih ada candi-candi lain namun kondisinya tidak utuh. Oya, Komplek Candi Dieng merupakan Candi Hindu, tinggi dan ramping, jadi ingat dengan Candi Prambanan ya?

Candinya ga punya kepala

Karena tempatnya yang indah, langsung saja acara kami adalah berfoto-ria. Karena hanya berdua maka kami menggunakan teknologi kamera yaitu timer. Jadi semua photo ini bukan jepretan kami, semuanya jepretan timer. Tapi hasilnya bagus-bagus kok.

Hasil jepretan kamera canggih

Setelah berkeliling di Candi Arjuna kami melangkah menuju Candi Gatotkaca yang terletak di atas bukit. Dari sisi terlihat Telaga Balekambang. Telaga ini dikelilingi kebun milik masyarakat, sepertinya telaga ini tidak dijadikan obyek pariwisata, mesipun sebenarnya lumayan cantik. Sayang cuaca sedang berkabut, kalau tidak pasti pemandangannya lebih indah.

 Telaga Balekambang

Puas berfoto kamipun beranjak pulang. Kami tidak mampir Candi Bima karena sudah pernah mengunjunginya. Nah, sudah tertarik mengunjungi candi?