Sunday, June 6, 2010

Benarkah Manusia Sama dengan Monyet?

Jawabannya adalah benar, meskipun tidak semuanya sama. Ini sudah saya buktikan lho, dengan penelitian yang berjudul Studi Histologi Perkembangan Mesensefalon Pada Fetus Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis) Umur 70, 85, Dan 100 Hari.



Latar belakang dari penelitian ini adalah karena monyet ekor panjang mempunyai banyak kesamaan dengan manusia, baik secara anatomi maupun fisiologis.Bagian otak yang diteliti adalah mesensefalon yang menghubungkan prosensefalon dengan rombensefalon. Penulis memusatkan perhatian pada mesensefalon, karena mesensefalon memegang peranan yang penting dalam refleks visual dan auditori, serta kontrol dan koordinasi gerakan. Mesensefalon juga memiliki karakter yang berbeda dengan bagian otak yang lain yaitu tidak terdivisi serta mengalami diferensiasi paling sedikit. Pada mesensefalon juga terdapat substansi nigra yang berkaitan dengan Parkinson’s disease dan ventral tegmental area yang berkaitan dengan schizophrenia. Harapan penulis, data perkembangan mesensefalon MEP mampu memberikan kontribusi terhadap pemahaman dan penemuan treatment yang tepat bagi penyakit di atas.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari secara mikroskopik perkembangan mesensefalon pada fetus monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) pada umur 70, 85, dan 100 hari.Penelitian ini juga diharapkan memberi manfaat yaitu sebagai data acuan tentang perkembangan mesensefalon monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang dapat menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya di bidang neuroscience.
Metode penelitian dimulai dengan tahapan sampel mesensefalon fetus monyet ekor panjang yang diproses histologi dalam blok parafin dengan potongan koronal dan disayat secara serial setebal 12 µm dengan interval pengambilan sayatan berturut-turut untuk Fd70, Fd85, Fd100 adalah 169, 242, dan 274 µm. Sayatan diwarnai dengan kresil violet dan diamati menggunakan mikroskop kemudian difoto. Gambar yang diperoleh ditransfer kemudian diolah dengan perangkat lunak grafis Adobe Photoshop 7.0 dan dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa corpora quadrigemina, akuadukt serebrum, nukleus mesensefalik saraf V, serta zat-kelabu peri-akuadukt telah terbentuk pada Fd70. Nukleus okulomotor dan ventral tegmental area terbentuk pada Fd85. Substansi nigra dapat dibedakan antara pars compacta dengan pars reticularis, dan nukleus ruber terbentuk pada Fd100. Secara umum, neuron pada Fd70 dan Fd85 di mesensefalon kemungkinan berada pada tahap migrasi dan differensiasi, dan memasuki tahap maturasi pada Fd100. Perkembangan mesensefalon pada fetus monyet ekor panjang mirip dengan perkembangan mesensefalon pada manusia namun dengan perbedaan pada perkembangan nukleus ruber dan substansi nigra.Perbedaan ini merupakan faktor penting dan harus dipertimbangkan dalam pemakaian MEP sebagai hewan model bagi penelitian neuroscience.
Nah, sekarang sudah percaya kan kalau manusia itu sama dengan monyet...