Sunday, June 6, 2010

Mengukur Berat Sapi

Biasanya untuk mengobati sapi cuma didasarkan dari ukurannya yg kecil, sedang, dan besar, karena di lapangan memang sulit untuk mengukur berat badan sapi, dan juga memakan waktu. Nah ini catatanku pada saat koas di Poskeswan Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Cara mengukur berat sapi yaitu dengan terlebih dahulu mengukur lingkar dada, setelah mendapatkan lingkar dada otomatis kita dapat memperkirakan berat badan sapi.

Lingkar dada 100 cm= Berat badan 101 kg
Lingkar dada 105 cm= Berat badan 114 kg
Lingkar dada 110 cm= Berat badan 127 kg
Lingkar dada 115 cm= Berat badan 141 kg
Lingkar dada 120 cm= Berat badan 155 kg
Lingkar dada 125 cm= Berat badan 171 kg
Lingkar dada 130 cm= Berat badan 188 kg
Lingkar dada 135 cm= Berat badan 205 kg
Lingkar dada 140 cm= Berat badan 223 kg
Lingkar dada 145 cm= Berat badan 242 kg
Lingkar dada 150 cm= Berat badan 262 kg
Lingkar dada 155 cm= Berat badan 283 kg
Lingkar dada 160 cm= Berat badan 305 kg
Lingkar dada 165 cm= Berat badan 328 kg
Lingkar dada 170 cm= Berat badan 350 kg
Lingkar dada 175 cm= Berat badan 377 kg
Lingkar dada 180 cm= Berat badan 402 kg
Lingkar dada 185 cm= Berat badan 429 kg
Lingkar dada 190 cm= Berat badan 457 kg
Lingkar dada 195 cm= Berat badan 486 kg
Lingkar dada 200 cm= Berat badan 515 kg
Bisa juga paka rumus seperti ini :
BB (kg) = (lingkar dada(cm) + 18 )^2/100

atau

BB = (Panjang badan x lingkar dada)/10840
Tapi setelah dihitung dengan rumus pertama yg notabene cuma butuh ukuran lingkar dada hasilnya kok rada beda ya..., yg hampir sama cuma di hitungan lingkar dada 170 cm dan 175 cm. Mungkin karena ini rumus dari Denmark, jadi ukuran sapinya beda.., maybe.. Tapi kasarnya sih sama, ga beda lebih dari 50 kg.