- Untukku? Sungguhan bicaramu? Dari mana? – tanyaku bersahutan demi mendengar ucapan adikku itu.
- “Riang Ria” Jakarta?- desakku menebak sebelum adikku memberi keterangan dari mingguan mana uang itu kuterima. Tiga mingguan yang sudah kuketahui yang pernah memuat karanganku. Tapi hingga sekarang belum satupun yang memberikan ha-ernya.
- Bukan!
- “Riang Ria” Jakarta?- desakku menebak sebelum adikku memberi keterangan dari mingguan mana uang itu kuterima. Tiga mingguan yang sudah kuketahui yang pernah memuat karanganku. Tapi hingga sekarang belum satupun yang memberikan ha-ernya.
- Bukan!
































