Tuesday, July 13, 2010

Jika Motor Mogok


Motor mogok atau tidak mau hidup bagi pengendara yang mengerti mesin mogok mungkin bukan perkara besar. Namun bagi pengendara yang awam macam cewek-cewek yang biasanya tak tahu menahu tentang mesin, bisa menjadi perkara yang menyebalkan.

Bagi anda yang kurang paham mesin, tips berikut layak diperhatikan.
1. Yang pertama dan utama adalah jangan cemas dan tetap tenang.
2. Lakukan pengecekan terhadap aliran bahan bakar dengan memeriksa indikator bahan bakar, F/Full/penuh atau E/Empty/kosong.
3. Jika sepeda motor anda menggunakan kran bensin, cek apakah berada di posisi On, Off, atau Ress. Jika berada pada posisi On tiba-tiba mogok, maka masih ada cadangan bensin di tangki bahan bakar. Jika berada pada posisi Ress dan mesin mati maka bisa dipastikan bahan bakar dalam tangki sudang kososng. Namun bila mesin tetap tak mau hidup padahal bensin masih ada, maka disarankan memeriksa selang bensin yang menuju ke karburator. Sering alirannya terhambat karena tangki bensin kotor.
4. Kalau bahan bakar tidak bermasalah, coba periksa sistem pengapian. Seringkali busi menjadi prioritas penyebab mesin ngadat. Caranya lepas busi dari rumahnya yang terdapat pada silinder head dengan menggunakan kunci busi.
5. Bila terdapat kerak hitam pada kepala busi, itu merupakan tanda pembakaran kurang sempurna. Bisa juga setelan angin kurang pas. Cara mengatasinya bersihkan kepala busi dengan ampelas halus. Jika perlu bersihkan bagian dalam dengan peniti. Cek kondisi elektrikal busi dengan memasukkannya dalam kop. Lalu tempelkan busi ke bodi mesin sambil distarter. Periksa apakah percikan api normal, kecil atau tidak ada sama sekali. Jika percikan kecil atau tidak ada maka kemungkinan busi sudah rusak. Segera ganti dengan yang baru atau busi cadangan. Namun sebelum dipasang disarankan untuk membuang gas bensin pada silinder head dengan cara menutup lubang busi kain lalu coba distarter. Lakukan 3-4 kali starter. Keudian pasang busi dan coba hidupkan mesin.
6. Apabila belum berhasil dengan busi maka segeralah hubungi bengkel langganan anda atau bawa ke bengkel terdekat.
7. Selalu bawa kunci busi, kunci pas, obeng, tang, ampelas halus, peniti, dan busi cadangan.
*Disarikan dari Republika 1 Mei 2010.