
Setelah hajatan CPNS Pusat mulai berlalu, sekarang giliran pihak daerah yang menebar lowongan pekerjaan. Hampir sama seperti penyelenggaran CPNS Pusat, CPNS Daerah juga mewajibkan registrasi dan penyerahan berkas syarat-syarat. Namun berbeda dengan CPNS Pusat yang mayoritas menggunakan registrasi secara online, CPNS Daerah lebih banyak menggunakan jasa pihak pos. Kecuali untuk provinsi, seperti Provinsi Jawa Barat dan DI Yogyakarta tetap mewajibkan registrasi online sebagai tahap pertama pendaftaran. Sedangkan mayoritas lainnya tidak menyertakan tahap registrasi dan langsung pada pengiriman syarat melalui pos. Berdasarkan pengalaman penulis yang mendaftar untuk Kabupaten Ngawi Jawa Timur, tarif untuk mengirim berkas dan sekaligus balasan adalah Rp 15.000. Ternyata tarif ini juga berlaku sama untuk daerah Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
Sementara untuk pelaksanaan ujian tulis diadakan serentak untuk semua daerah di Jawa kecuali di DI Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah pelamar karena pelamar hanya dapat memilih satu daerah saja. Paling mentok jika pelamar memiliki prioritas di Pulau Jawa maka ia dapat memilih DI Yogyakarta sebagai tambahan, atau Pulau Bali yang juga menggelar ujian berbeda jadwal, bahkan lebih awal.
Nah, berbicara tentang DI Yogyakarta sendiri, ujian telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dan tinggal menunggu pengumuman. Secara umum proses pendaftaran dan ujian berlangsung lancar. Dari proses registrasi online yang mulus tanpa hambatan traffic sampai ujian yang digelar di beberapa sekolah di Yoyakarta seperti SMPN 6 dan SMKN 3 Yogyakarta. Hanya saja pada proses penyerahan berkas di Alun-alun Kidul terjadi antrean yang sangat panjang, bahkan berlangsung sampai pukul 9 malam. Hal ini terutama terjadi pada loket 6 dan 9, loket yang dibuka mulai pukul 8 pagi terus menerima berkas dari pelamar samapi bertumpuk-tumpuk jumlahnya. Ini menunjukkan banyaknya pelamar yang mendaftar. Beberapa pelamar tampak lelah dan kesal, karena mengantre mulai cuaca panas kemudian turun hujan sampai hujan reda kembali.
Ujiannya sendiri digelar tanpa banyak hambatan. Karena dilaksanakan di ruang kelas, bukan di gelanggang olahraga berkapasitas besar, malah memudahkan panitia untuk mengawasi peserta sehingga ujian berjalan lebih tertib. Tentu saja para pelamar berharap hasil ujian diproses secara adil dan profesional, sehingga hanya mereka yang benar-benar memiliki kualitas lah yang lolos ujian dan berhak menjadi abdi negara yang bertugas melayani masyarakat. Semoga!
Sementara untuk pelaksanaan ujian tulis diadakan serentak untuk semua daerah di Jawa kecuali di DI Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah pelamar karena pelamar hanya dapat memilih satu daerah saja. Paling mentok jika pelamar memiliki prioritas di Pulau Jawa maka ia dapat memilih DI Yogyakarta sebagai tambahan, atau Pulau Bali yang juga menggelar ujian berbeda jadwal, bahkan lebih awal.
Nah, berbicara tentang DI Yogyakarta sendiri, ujian telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dan tinggal menunggu pengumuman. Secara umum proses pendaftaran dan ujian berlangsung lancar. Dari proses registrasi online yang mulus tanpa hambatan traffic sampai ujian yang digelar di beberapa sekolah di Yoyakarta seperti SMPN 6 dan SMKN 3 Yogyakarta. Hanya saja pada proses penyerahan berkas di Alun-alun Kidul terjadi antrean yang sangat panjang, bahkan berlangsung sampai pukul 9 malam. Hal ini terutama terjadi pada loket 6 dan 9, loket yang dibuka mulai pukul 8 pagi terus menerima berkas dari pelamar samapi bertumpuk-tumpuk jumlahnya. Ini menunjukkan banyaknya pelamar yang mendaftar. Beberapa pelamar tampak lelah dan kesal, karena mengantre mulai cuaca panas kemudian turun hujan sampai hujan reda kembali.
Ujiannya sendiri digelar tanpa banyak hambatan. Karena dilaksanakan di ruang kelas, bukan di gelanggang olahraga berkapasitas besar, malah memudahkan panitia untuk mengawasi peserta sehingga ujian berjalan lebih tertib. Tentu saja para pelamar berharap hasil ujian diproses secara adil dan profesional, sehingga hanya mereka yang benar-benar memiliki kualitas lah yang lolos ujian dan berhak menjadi abdi negara yang bertugas melayani masyarakat. Semoga!