Sunday, December 26, 2010

Evaluasi ala Sara Tancredi part2

Melanjutkan cerita Evaluasi ala Sara Tancredi part1, selanjutnya yang kelima adalah ujian Departemen Pendidikan, tepatnya adalah ujian pada Universitas Brawijaya. Pada saat ujian saya memang ngantuk berat dan kurang istirahat serta kurang konsentrasi. Hal ini disebabkan jadwal yang sangat padat, sehari sebelum ujian saya masih ujian LIPI di Jakarta sampai tengah hari, padahal ujian Unibraw diadakan di Malang, sehingga setelah ujian LIPI mau tak mau saya harus segera bersiap menuju Malang.
Mungkin karena hal itulah hasil ujian saya kurang memuaskan, haaah....
Kemudian yang selanjutnya adalah ujian POLRI. Ini yang paling aneh diantara ujian-ujian yang lain. Soal ujiannya relatif mudah dan pesertanya lebih sedikit, namun saya tidak lulus juga. Memang sewaktu itu saya sedang flu berat, namun soal ujian sebenarnya tidak begitu sulit. Entahlah.., namun faktanya saya adalah satu-satunya peserta yang tidak lulus ujian tulis untuk jabatan yang saya lamar, hufff..., nyesek banget, huwe...huwe... Mungkin inilah kasus yang disebut tidak berjodoh..
Dan akhirnya yang terakhir adalah ujian Departemen Pertanian. Kalau ini adalah kegagalan yang paling masuk akal. Mengingat saya juga kurang istirahat dan kurang persiapan akibat perjalanan menuju lokasi ujian terhambat insiden kereta anjlok. Well.., tampaknya saya memang benar-benar apes waktu itu, karena sempat dicegat polisi juga di Bogor. Bayangkanlah.., saya menempuh perjalanan 24 jam dari Jogja menuju Jakarta, akhirnya sampai Bogor pukul 22.30, beranjak tidur pukul 00.30 dan harus berangkat ujian pukul 06.30, kalau tidak akan terjebak macet di Jalan raya Puncak, tidaaaakkk... what a dam pretty good story...
Maka seperti Sara Tancredi, yang kemudian menyimpulkan bahwa meskipun semua yang dialaminya adalah tidak mudah, namun dia menyadari bahwa dia masih memiliki something, er..., or someone that keep her going. Demikian pula saya, bahwa semua itu bukanlah hal yang sia-sia, meski saya tidak berhasil mendapatkan pekerjaan, tentunya saya mendapatkan banyak sekali pelajaran, begitulah saya mencoba menghibur diri sembari tetap meyakini bahwa suatu saat nanti doa saya akan dikabulkan, amin... ^^b