Wednesday, February 9, 2011

The Pacifier vs Game Plan

Penulis sendiri juga bingung, kenapa suka nonton film keluarga yang semacam ini. Cupu cupu gimana gitu.. Dua film di atas pada dasarnya memiliki cerita yang sama, yaitu seseorang yang harus berubah drastis. Yang satu seorang marinir berubah profesi menjadi pengasuh anak, tak ayal perlengkapan senjatanya pun berubah menjadi perlengkapan bayi. Sedangkan film yang satunya menceritakan seorang bintang olahraga terkenal yang harus memainkan peran sebagai ayah yang baik bagi anak perempuannya, alih-alih
dapat berduaan dengan kekasihnya ia harus menjaga anaknya yang pura-pura kena alergi. Weleh weleh..., cupu abis tho..?
Tapi ya gimana lagi, filmnya memang ringan dan gampang ditebak, tapi ga rugi juga kok untuk ditonton. Sebagai catatan nontonnya cukup di rumah saja, ga usah ke bioskop, hehe hemat mode on. Oya di kedua film ini juga memasang aktor berbadan besar sebagai tokoh utamanya. Selain bermain di Game Plan, Dwayne “The Rock” Johnson juga memainkan peran aneh di Tooth Fairy, dan terus terang penulis lebih suka Game Plan meskipun di keduanya The Rock harus tampil dengan pakain ketat, plus sayap peri malah. Sedangkan The Pacifier memasang Vin Diesel sebagai aktor utamanya, sama-sama segede gaban bukan?
The Pacifier mengisahkan seorang marinir yang menjaga anak-anak ilmuwan yang memiliki program canggih incaran penjahat. Sang marinir pun melakukan penjagaan di rumah ilmuwan, memasang kamera pengintai dan sebagainya. Masalahnya anak-anak tidak menyadari bahaya dan menolak dijaga oleh si marinir, well well well, akhirnya si marinir pun jatuh bangun demi menjaga mereka. Sedangkan Game Plan menceritakan bintang olahraga yang baru mengetahui kalau dia memiliki seorang anak perempuan berusiah 8 tahun. Karena tak terbiasa dia pun jatuh bangun untuk menjadi seorang ayah yang baik bagi putrinya.
Dan tentu saja setelah semua pertengkaran dan permusuhan, akhirnya mereka pria-pria berbadan besar tersebut pun dapat berdamai dengan anak-anak. Kuncinya ada pada komunikasi dan saling mengerti, haah.. di film sih gampang, ga tahu deh kalau di reality.. ya namanya juga film, ya tho?^^b