Saturday, August 21, 2010

The Promotion Review


Aktor kesayangan saya nih, haha, Seann William Scoot. Kali ini doi main film komedi berjudul The Promotion, tapi menurut saya ada sedihnya juga, tragikomedi jadinya (secara saya juga lagi jobless..).

Film ini berkisah tentang Doug Stauber yang berprofesi sebagai asisten manager pada sebuah perusahaan supermarket atau grosir Donaldson’s. Doug ini termasuk pekerja keras dan rajin. Namun di tempat kerjanya itu ada sedikit persoalan yaitu lahan parkirnya dikuasai oleh sekelompok anak muda warga sekitar yang suka mengganggu pengunjung supermarket sehingga kartu survei pelanggan selalu dihujani oleh keluhan para pelanggan. Doug benci banget kalau lagi dapat giliran mengawasi parkiran dan menanggapi kartu survei pelanggan.
Namun kemudian terbitlah secercah harapan untuk Doug. Perusahaannya berniat untuk membangun cabang baru Donaldson’s di dekat rumahnya dan Doug yakin bahwa dia yang akan dipromosikan sebagai managernya. Doug hepi banget dan langsung bilang ke istrinya untuk berhenti kerja dan berniat membeli sebuah rumah untuk keluarga kecil mereka, karena di rumah yang kini mereka tempati lumayan ga nyaman.
Tapi susu sebelanga itu rusak karena nila setitik, dan nila setitik itu adalah kehadiran Richard Wehlner yang dipindahkan dari Quebec, Kanada ke supermarket cabang Doug. Yang lebih merusak lagi, si Richard ini juga mengincar promosi jabatan yang sama dengan Doug. Persaingan pun dimulai. Doug dan Richard berusaha menjadi yang terbaik di hadapan manager dan direktur Donaldson’s. Si Doug mati-matian tampil demi rumah barunya. Sementara Richard juga berupaya demi keluarganya dan masa lalunya. Intrik diantara mereka inilah yang memicu tawa juga gemeretak geram, namun juga menyisakan sedih karena mereka melakukannya demi keluarga. Mereka terpaksa saling mematikan karena salah satunya harus kalah dan tersisih dari arena promosi.
Nah sanggupah Doug mendapatkan promosi dan akhirnya membeli rumah yang tak akan terbeli jika dia tidak mendapatkan jabatan tersebut? Film ini cukup mengajari kita kok, bahwa semuanya pada akhirnya akan baik-baik saja, tidak perlu berusaha berlebihan bahkan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan tujuan kita. Semoga kita bisa belajar dari film ini, hope so..^^b