Thursday, May 13, 2010

Nonton di Dieng Plateau Theater


Tak lengkap rasanya mengunjungi Dataran Tinggi Dieng tanpa mampir di Dieng Plateu Theater (DPT). Sebuah theater mini yang menayangkan film dokumenter Dataran Tinggi Dieng. Lokasinya di atas bukit dekat Telaga Warna. Kalau sudah sampai Telaga Warna tinggal menapaki tangga di bukit untuk sampai di DPT ini.

Atau kalau memang tidak sedang mampir ke Telaga Warna tapi ingin main ke DPT tinggal mengikuti jalan dari pintu masuk Telaga Warna, lalu belok ke kiri, nanti akan kelihatan bangunan DPT di atas bukit. Waktu itu kami naik mobil dari penginapan di Desa Dieng Wetan dan langsung menuju ke DPT. Bersama dengan Bapak Mayong sekeluarga, kemudian selain aku, ada Wini, Venky, Fatma, Lisna, Ninda, Desi, Pity, Riesa, Riski, Ana, Adi, Damar, dan Hoho’.

Dari kawasan DPT tampak Kawah Sikidang di kejauhan, kawasan Candi Arjuna juga cukup terlihat, namun sayangnya tampak pula hutan yang mulai terkikis yang memiriskan hati. Di seberang DPT adalah area milik PT Geo Dipa Energi unit Dieng, sebuah perusahaan pembangkit energi listrik tenaga panas bumi. Di sekeliling DPT adalah ladang kentang milik masyarakat desa.


Kebetulan bersama kami juga ada rombongan anak SLTP sehingga kami harus mengantre. Sepertinya theater ini tidak menampung penonton dalam jumlah yang besar, tapi saya juga tidak yakin karena tidak sempat menghitung jumlah kursinya. Sambil menunggu giliran menonton kami sempatkan saja makan kentang goreng dan siomay yang dijajakan di area DPT. Lumayan mengusir lapar yang tiba-tiba datang. Maklum udaranya dingin sekali sih. Selain penjual makanan ada juga penjual syal dan souvenir. Dan tak lupa kami juga sempatkan untuk berfoto di depan DPT sebagai kenang-kenangan. Kami juga berfoto di batu peresmian DPT, ternyata DPT diresmikan oleh Presiden SBY pada tahun 2006.





Setelah rombongan anak SLTP keluar, kini giliran kami yang menonton. Belum sampai duduk di tempat duduk lampu sudah dipadamkan dan film pun dimulai. Saya yang lemot atau petugasnya yang terburu-buru ya? Filmnya berkisah tentang asal-usul Dataran Tinggi Dieng dan letusan Kawah Sinila pada tahun 70-an yang tragis. Mulai dari arti nama Dieng, proses terbentuknya Dataran Tinggi Dieng, sampai budaya masyarakat Dieng juga dibeberkan di sini. Sedangkan tragedi Kawah Sinila membuat kami tersadar bahwa kawah adalah tempat yang berbahaya, padahal kami sempat main di Kawah Sikidang beberapa hari sebelumnya. Durasi filmnya tidak terlalu lama, mungkin sekitar 45 menit. Lumayan bisa menambah pengetahuan tentang Dieng, namun bagi saya Dieng tetap saja misterius.^^b