Monday, May 31, 2010

Nasib Harimau Jawa, Punah atau Tidak Punah?

Ini sebenarnya cerita punya masku yang kerja di Taman Nasional Meru Betiri Jember Jawa Timur. Dia cerewet banget cerita tentang jejak Harimau Jawa di hutan taman nasional, rambutnya lah, jejak cakarnya lah, sampai tanya identifikasi DNA, welehweleh......

Harimau Jawa dinyatakan punah di sekitar tahun 1980-an, ada kemungkinan kepunahan ini terjadi di sekitar tahun 1950-an ketika diperkirakan hanya tinggal 25 ekor jenis harimau ini. Terakhir kali ada sinyalemen dari Harimau Jawa ialah di tahun 1972. Di tahun 1979, ada tanda-tanda bahwa tinggal 3 ekor harimau hidup di Pulau Jawa. Kemungkinan kecil binatang ini belum punah. Di tahun 1990-an ada beberapa laporan tentang keberadaan hewan ini, walaupun hal ini tidak bisa diverfikasi.
Di akhir tahun 1998 telah diadakan Seminar Nasional Harimau Jawa di UC UGM yang berhasil menyepakati untuk dilakukan "peninjauan kembali" atas klaim punahnya satwa ini. Hal tersebut karena bukti-bukti temuan terbaru berupa jejak, guratan di pohon, dan rambut, yang diindikasikan sebagai milik harimau jawa. Secara mikroskopis, struktur morfologi rambut harimau jawa dapat dibedakan dengan rambut macan tutul. Oleh karena itu hingga sekarang masih dilakukan usaha pembuktian eksistensi satwa penyandang status punah ini.
Di akhir abad ke-19, harimau ini masih banyak berkeliaran di Pulau Jawa. Di tahun 1940-an, Harimau Jawa hanya ditemukan di hutan-hutan terpencil. Ada usaha-usaha untuk menyelamatkan harimau ini dengan membuka beberapa taman nasional. Namun, ukuran taman ini terlalu kecil dan mangsa harimau terlalu sedikit. Di tahun 1950-an, ketika populasi Harimau Jawa hanya tinggal 25 ekor, kira-kira 13 ekor berada di Taman Nasional Ujung Kulon. Sepuluh tahun kemudian angka ini kian menyusut. Di tahun 1972, hanya ada sekitar 7 harimau yang tinggal di Taman Nasional Meru Betiri. Walaupun taman nasional ini dilindungi, banyak yang membuka lahan pertanian disitu dan membuat Harimau Jawa semakin terancam dan kemudian diperkirakan punah di tahun 80-an.
Hemm.., kalau feeling-ku sih Harimau Jawa itu masih belum punah, buktinya cukup kuat kok.., tapi kalau memang masih ada dunia lebih baik tahu atau tidak ya? Kan manusia itu musuh terbesarnya, apa dia lebih baik begini aja, dikabarkan punah tapi sebenarnya masih ada dan life peacefully. Tapi kalau dunia tahu mungkin akan ada banyak cara bagi manusia untuk mempertahankannya alive, hemm.., mungkin manusianya harus banyak belajar dulu kali ya.., belajar mencintai satwa dan mencintai alam.^^b