CV. Jatinom Indah Farm Industry and Poultry memproduksi pakan tak kurang dari 250 – 300 ton per bulan dan melayani kebutuhan pasokan pakan bagi peternak plasmanya maupun dijual bebas. Rentang waktu bahan baku pakan mulai masuk di gudangnya sampai disajikan berkisar 1 – 3 bulan, bergantung masing-masing jenis bahan baku. Kualitas pakan produksinya selalu dijaga dalam kondisi terbaik karena gudang tempat penyimpan pakan dan bahan baku pakan dilengkapi dengan dryer dan rutin melakukan fumigasi.
Penulis berkunjung pada bulan Juli 2012 dan diterima oleh pemilik CV. Jatinom Indah Farm Industry and Poultry Bapak Marmin Siswoyo dan Farm Manager Bapak Hidayat. Selain mengunjungi pabrik pakan, penulis serta rombongan juga sempat mengunjungi peternakan sapi dan ayam dan melihat langsung persiapan dan pemberian pakan kepada ternak tersebut. Beberapa hasil dari diskusi yaitu usaha penggemukan sapi potong sangat tergantung dari bibit dan pakan. Perhatikan dan cermati bibit sapi terutama tampilan fisiknya. Untuk membuat pakan sapi yang berkualitas hendaknya harus memperhatikan potensi bahan baku pakan lokal yang ada di masing-masing wilayah. Sedangkan untuk formula pakan, hendaknya mengedepankan formula nutrisi dan tidak hanya mementingkan formula harga. Selain itu, hendaknya memilih bahan baku pakan yang stabil, baik dari kualitas dan ketersediaan.
Beberapa alternatif bahan baku pakan yang dipakai di CV. Jatinom Indah Farm Industry and Poultry adalah bungkil kedelai dari Argentina yang mengandung 42% protein, meskipun harganya mahal yaitu berkisar antara Rp. 6.000,-/kg, namun masih dapat ditambahkan sekitar 2-3% dari formula pakan untuk meningkatkan kadar protein. Selain itu ada biji sawi dari Pakistan yang mengandung protein 36%.
Oleh karena itu penting bagi peternak untuk memperhatikan kenaikan berat badan setiap hari, saran untuk pemerintah yaitu perlunya fasilitasi timbangan sapi untuk riset pengaruh pakan terhadap kenaikan berat badan sapi. Selain itu beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu adanya gudang untuk penyimpanan bahan baku serta mutu dari bahan baku itu sendiri.
Namun selain sarana dan prasarana, hal yang perlu diperhatikan yaitu peningkatan kemampuan managerial serta ilmu pengelolaan. Serta strategi marketing yang baik, karena hanya pakan yang berkualitas saja yang akan dipakai terus oleh konsumen.
Beberapa hal yang mempengaruhi palatabilitas ternak terhadap pakan yaitu kondisi pencernaan ternak, bahan baku pakan, serta mesin pencampur pakan. Hummer mill horizontal tingkat homogenitasnya lebih tinggi dibandingkan mesin yang vetikal.
Pada akhir diskusi pihak CV. Jatinom Indah Farm Industry and Poultry menekankan bahwa dalam pembuatan pakan hal yang paling penting adalah kualitas pakan itu sendiri yang akan dibuktikan dengan hasil kenaikan berat badan ternak.
^^b
